Rapat Kerja DPP PPSI, Menuju PPSI Nasional
Karawang, arusperubahan.com – DPP Persatuan Pencak Silat Indonesia (PPSI) menggelar rapat, membahas penyelesaian bab AD ART yang harus diselaraskan dalam rangka PPSI menuju nasional. Selasa, 11 Januari 2022.
Acara dihadiri oleh Sekda Kabupaten Karawang H. Acep Jamhuri, perwakilan dari PPSI Propinsi Jawa Barat, Propinsi Banten dan DKI Jakarta. Dimeriahkan oleh sanggar tari dan rampak kendang Lodaya pimpinan Budi Setiawan.
Ditemui disela sela acara, Ketua umum DPP PPSI Dr. Adil A. Fadilakusumah M.Si menjelaskan rapat kerja dilaksanakan untuk membahas AD ART untuk bisa mewadahi PPSI secara nasional, dimana saat ini ada tiga propinsi yang tergabung yaitu Propinsi Jawa Barat, Propinsi Banten dan DKI Jakarta, kedepan akan bergabung dua Propinsi dari Sumatera.
“Hari ini kita berusaha untuk menyelesaikan beberapa point yang ada di AD ART, ada beberapa bab yang harus diselaraskan untuk PPSI menuju nasional, selama ini PPSI ada di tiga propinsi, yaitu Jabar Banten dan DKI, kedepan akan bergabung dua propinsi lagi, sehingga menjadi lima propinsi yang akan tergabung ke PPSI,” ungkap Adil.
PPSI berusaha mewadahi organisasi organisasi tradisi, bukan hanya pencak silat tetapi kantong kantong budaya sunda dan juga budaya di lokal setempat, seperti di Sumatera ada sile kedepannya akan bergabung, di Banten ada Bandrong, semua akan bergabung di PPSI.
Kedepan, PPSI akan menjadi nasional, dimana untuk saat ini PPSI Propinsi Jawa Barat ada 24 DPD, ditambah Banten dan DKI Jakarta. PPSI tidak melahirkan atlet, tapi melahirkan penggiat seni, hingga saat ini sudah ada hampir 3000 perguruan seni yang tergabung dengan PPSI.
Adil berharap kedepannya salah satu identitas Bangsa Indonesia yang tradisi yaitu pencak silat dapat bangkit lagi di seluruh Indonesia.
“Harapannya, orang menilai bahwa identitas Bangsa Indonesia itu antara lain yang tradisi itu pencak silat, mudah mudahan dapat bangkit kembali di seluruh Indonesia”, pungkasnya.
