Sabtu, April 25, 2026
Garut

Bupati Garut Kunjungi Korban Gempa di Wilayah Polsek Pemeungpeuk

Garut, arusperubahan.com – Polsek Pameungpeuk terima Kunjungan Bupati Kab. Garut, Dalam rangka meninjau lokasi paska kejadian meluapnya air sungai Cipaleubuh dan Sungai Cikaso Kec. Pameungpeuk Kab. Garut.

Pada Hari Senin, Tanggal , 26 September 2022 Pukul 14.00 Wib sampai dengan selesai, Di Kampung Sukagalih dan di Kp. Leuwisimar Desa Mandalakasih Dan Kp. Kaum lebak Ds. Pameungpeuk Kec. Pameungpeuk Kab. Garut, Menerima kegiatan kunjungan Bupati Kabupaten Garut. H. Rudy Gunawan, SH., MH., MP. , Dalam Rangka Meninjau Lokasi Paska terjadi meluapnya air sungai Cipalebuh dan Sungai Cikaso Kecamatan Pameungpeuk Kab. Garut.

Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Kab. Garut beserta rombongan, Camat Kec Pameungpeuk dan staf , Kapolsek Pameungpeuk dan anggota, Danramil 1119/pmpk di wakili babinsa, Para UPT Kec. Pameungpeuk, BNPB Kab. Garut, Sat Pol PP Dan Relawan Kec. Pameungpeuk, Para Kades Se Kec. Pameungpeuk, Warga Masyarakat Setempat

Peninjauan langsung dilaksanakan oleh Bupati Kab. Garut yang berlokasi di disepanjang tepian sungai Cipaleubuh dan tepian sungai Cikaso Kec. Pameungpeuk Kab. Garut, Kegiatan tersebut berjalan lancar dan untuk ketinggian air sungai 20-25 cm ,

Penyerahan secara simbolis bantuan sosial dari Bupati Kab. Garut Kepada Camat Pameungpeuk berupa Santunan Per Kepala Keluarga Uang Sebesar Rp. 300.000,- ( tiga ratus ribu rupiah). Untuk warga yang terdampak banjir dan harus di data oleh kepala kades setempat yang akan di cairkan pada hari kamis tanggal 29 september 2022

Membuat TPT (TPT adalah suatu bangunan yang berfungsi untuk menstabilkan kondisi tanah tertentu pada umumnya dipasang pada daerah yang labil bencana alam. Jenis kontruksi antara lain pasangan batu dengan mortar, Fungsi utama dari kontruksi penahan tanah adalah menahan tanah yang berada dibelakangnya dari bahaya bencana alam(banjir dan longsor)
Dengan Panjang 500 meter tinggi 1,5 Meter

Kapolsek Pameungpeuk Iptu Dindin Maoludin menyampaikan “untuk situasi bencana saat ini pengungsi sudah Kembali kerumah masing-masing untuk membersihkan rumah dari lumpur dan kotoran atau sampah lainya.” Ungkapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *