Serap Aspirasi dan Keluhan, Polsek KP. Mentaya Gelar Jumat Curhat Bersama Calon Penumpang Kapal Kirana III
KOTIM, arusperubahan.com | Polsek KP. Mentaya Polres Kotawaringin Timur Polda Kalimantan Tengah melaksanakan kegiatan Jumat curhat untuk menyerap saran, kritikan, masukan serta aduan masyarakat, Jumat (04/08 /2023).
Jumat Curhat ini dilaksanakan di belakang kantor Pelindo III Sampit, kegiatan dipimpin oleh Kapolsek KP. Mentaya Ipda Agus Setiawan, S.H. bersama seluruh personil dihadiri oleh calon penumpang kapal Kirana III.
Dalam kesempatan tersebut kapolsek KP. Mentaya menyampaikan sosialisasi kepada masyarakat tentang karhutla dan menghimbau kepada masyarakat dalam membuka lahan pertanian atau perkebunan tidak melakukan pembakaran serta disampikan kepada masyarakat agar selalu menjaga kamtibmas di lingkungan tempat tinggalnya dan apabila ada hal-hal yang bisa mengakibatkan terjadinya gangguan kamtibmas agar segera melaporkan info tersebut kepada petugas kepolisian atau kantor polisi terdekat.
Pada Jumat Curhat tersebut diterima masukkan dari calon penumpang kapal kiranan III bahwa mereka menjadi korban penipuan jasa penyalur tenaga kerja di perusahaan perkebunan sawit pada saat mereka menawarkan perkerjaan menjanjikan gaji dan fasilitas yang menurut kami bagus akan tetapi setelah kami sampai di tempat kerja dan bekerja ternyata gaji dan fasilitas tidak sesuai dengan yang dijanjikan sehingga kami memutuskan untuk pulang kembali ke jawa tapi yang jadi kendala KTP asli hilang atau tercecer di perusahaan tapi masih punya foto copi ktp dan kartu keluarga gimana solusinya agar kami bisa membeli tiket kapal untuk bisa pulang ke jawa.
Menanggapi curhatan dari calon penumpang kapal kiranan III kapolsek menjawab memang sering terjadi hal seperti ini apa yang di janjikan penyedia jasa kerja kepada calon pekerja tidak sesuai sehingga bayak pekerja yang tidak betah kerja dan memutuskan kembali ke jawa, bapak kapolsek mengingatakan kembali kepada para calon penumpang jangan mudah percaya kepada orang yang menawarkan pekerjaan kalau tidak kenal latar belakang nya, untuk masalah KTP yang hilang atau tercecer Kapolsek akan membantu membuatkan surat laporan kehilangan barang surat ini bisa digunakan untuk identitas sementara dan nantinya untuk syarat proses pengurusan KTP yang asli di dnas kependudukan .
“Program Jumat Curhat merupakan upaya pembinaan kemitraan Polsek KP. Mentaya Polres Kotim serta sebagai sarana mendekatkan Polri dengan masyarakat, dimana Polri dapat berinteraksi secara langsung untuk mendengarkan saran, kritikan, masukan serta aduan masyarakat terkait dengan gangguan Kamtibmas,” ujar Kapolsek.
“Selama kegiatan berlangsung santai dan penuh keakraban, diisi dialog interaktif dengan masyarakat sambil menerima langsung keluhan warga, pada dasarnya kami sangat membutuhkan saran, kritik dan informasi dari masyarakat. Hal ini sebagai bahan evaluasi kami dalam rangka membenahi, memperbaiki ataupun meningkatkan kualitas kinerja pelayanan,” tambahnya.
“Jumat Curhat merupakan agenda rutin mingguan sebagai penjabaran program Quick Wins Presisi Polri serta kebijakan Kapolda Kalteng dalam rangka meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri, hal ini senada dengan tujuan Kapolres Kotim AKBP SARPANI, S.I.K., M.M., untuk selalu menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Kab. Kotawaringin Timur.” Tutup Kapolsek.
